fbpx

First Gathering Delegations of IAAS National Workshop

Webinar: “Coffee Trend among Millennials, Price or Taste?” by IAAS LC Unud
December 7, 2020
IAAS National Workshop
December 8, 2020

First Gathering Delegations of IAAS National Workshop

Mendorong dan menciptakan inovasi untuk menghadapi kondisi pandemi dan setelahnya melalui pemberdayaan komunitas pertanian.

25 Agustus 2020. Di era pandemi ini semua pihak berusaha untuk terus bertahan dan membuat inovasi untuk menyelesaikan banyak masalah. Mendukung hal tersebut IAAS Indonesia melalui Agriphoria 2020 mengadakan IAAS National Workshop sebagai bagian dari rangkaian acaranya. IAAS National Workshop yang bertemakan Sociopreneurship on Agro-Products to Deal with New Normal in Rural Communities ini memiliki rangkaian yang diadakan dua kali pertemuan, yang pertama adalah First Gathering Delegations untuk persiapan mengikuti IAAS National workshop. First Gathering Delegations ini diikuti oleh perwakilan dari IAAS Local Committee (LC), Komunitas 1000 kebun, Kampung Marketer dan AIESEC Semarang. Turut hadir dalam acara ini Putu Kana Narayan sebagai Vice Director of Partnership dan Muammarafi Thufail sebagai pemateri dari Platform Usaha Sosial.

Acara ini dibuka oleh MC Aliya Syahira, dan dilanjutkan sambutan oleh Putu Kana Narayan, lalu agenda selanjutnya adalah penjelasan mengenai tujuan diadakannya National Workshop ini. Setiap delegasi memiliki latar belakang berupa komunitas maupun program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya adalah Village Community Project (VCP) dimana program ini adalah bentuk pemberdayaan desa yang dimiliki setiap LC. Tujuan diadakannya workshop ini adalah untuk membantu memetakan masalah-masalah yang dihadapi oleh VCP dan diharapkan setelah mengikuti workshop ini dapat menemukan solusi dari masalah-masalah yang dihadapi.

Pembukaan oleh MC, Aliya Syahira
Sambutan oleh Vice Director of Partnership, Putu Kana Narayan

Oleh karena itu sebagai pengantar menuju IAAS National Workshop untuk meningkatkan pemahaman para delegasi maka dari itu disampaikannya Theory of change oleh Muammarafi Thufail sebagai Project Association dari platform Usaha Sosial. Theory of change ini merupakan sebuah metode kanvas yang akan membantu untuk menentukan masalah, menyusun rencana dalam menyelesaikan masalah, dan apa saja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Pentingnya menyusun Theory of change ini adalah membangun kita untuk merencanakan secara sistematis, efisien dan terarah.

Sebelum masuk ke pembahasan inti, sebagai pengantar diberikannya penjelasan mengenai kewirausahaan sosial yang menjadi salah satu output dari program VCP. Kewirausahaan sosial ini merupakan sebuah gerakan untuk membuat perubahan sosial atau lingkungan melalui praktik bisnis yang bertanggung jawab, agar dampak yang diciptakan lebih berkelanjutan. Setelah memahami maksudnya, kemudian dilanjutkan ke pembahasan dimana tahapan perumusan kanvas ini adalah menentukan masalah yang sedang dihadapi  dan menentukan tujuan apa yang ingin dicapai. Selanjutnya menentukan aktivitas atau program apa saja untuk mencapai tujuan tersebut. Tentukanlah Input yang akan dilakukan untuk mendukung terlaksananya aktivitas dan kegiatan yang direncanakan, lalu petakanlah Output dan Outcome yang akan dirasakan setelah aktivitas dan kegiatan dilaksanakan. Setelah pembahasan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan menggali lebih dalam mengenai Theory of Change, disesi ini sangat terlihat antusiasme dari para delegasi. Lalu, setelah sesi ini setiap peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk memetakan kebutuhan setiap VCP LC berdasarkan Theory of Change yang akan dikumpulkan pada 7 November dan sebagai bekal pada National Workshop tanggal 25 November nanti.

Sesi Pemaparan materi oleh Narasumber, Muammarafi Thufail
Sesi Tanya Jawab dengan Narasumber
Sesi Penutupan dan Foto Bersama

Pertemuan pertama ini berjalan dengan lancar dan dipenuhi antusiasme yang luar biasa, sampai jumpa di IAAS National Workshop nanti, Ayo kita terus berusaha memberdayakan dan memajukan VCP dan terus berdampak bagi masyarakat!

Tentang IAAS Indonesia

IAAS (International Association of Students in Agricultural and Related Sciences) adalah organisasi mahasiswa dibidang pertanian dan ilmu terkait terbesar di dunia yang telah tersebar di 50 negara, termasuk Indonesia yang sudah berada di 10 kota. IAAS Indonesia berupaya untuk menjadikan pertanian “seksi” di mata generasi muda Indonesia dengan membuat proyek, program pertukaran dan kampanye kreatif.

Tentang Platform Usaha Sosial

Platform Usaha Sosial ini atau disingkat PLUS adalah sebuah platform yang memberikan ruang kolaborasi bagi orang-orang yang ingin menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang lebih berkelanjutan melalui bisnis, dengan jasa yang diberikan seperti konsultasi, pelatihan dan pengembangan proyek sosial.

Tentang Komunitas 1000 kebun

Komunitas 1000Kebun merupakan kumpulan para peminat dan praktisi berkebun di Indonesia dengan pendekatan organik. Dengan moto “Organik Itu Tradisi Kita”, komunitas ini percaya bahwa pangan organik bisa menyelamatkan manusia dan planet bumi dari kehancuran dan kepunahan.

Tentang AIESEC Semarang

AIESEC adalah organisasi yang dipimpin pemuda global yang berjuang untuk mencapai kedamaian dan pemenuhan potensi umat manusia dengan mengaktifkan kualitas kepemimpinan pada kaum muda melalui pembelajaran dari pengalaman praktis di lingkungan yang menantang. AIESEC tersebar di 114 negara dan wilayah, termasuk Indonesia. AIESEC di Indonesia, salah satunya adalah AIESEC Semarang.

Tentang Kampung Marketer

Kampung marketer adalah sebuah wirausaha sosial yang bergerak dalam pemberdayaan pemuda desa dengan mendidik dan melatih mereka dengan kurikulum e-commerce terkini, sehingga mampu menghasilkan sumber daya manusia yang terampil dibidang e-commerce. Selanjutnya Kampung marketer menghubungkan pemuda desa yang telah terampil dengan ratusan bisnis online di Indonesia untuk diberdayakan.

Kontak :
Inti Putri
Public Relations of IAAS Summit 2020
+62 812 8797 3915
intiputri@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *