fbpx

Indonesia Rindu Petani Muda

LOCALURE Infographic Competititon by IAAS Indonesia
September 18, 2020
Can Indonesian Implement the IoTs Technologies for Agricultural Systems to Raise the Interest of Millenials?
October 14, 2020

Indonesia Rindu Petani Muda

Profesi petani merupakan pekerjaan yang berkah dan mulia. Mengapa?

Petani adalah orang yang sangat berjasa menyediakan pangan untuk kebutuhan manusia sehari-hari, bahkan roda perekonomian di Indonesia dominan digerakkan oleh sektor pangan. Namun, permasalahan pelik yang dihadapi petani seperti cuaca alam yang tidak menentu menyebabkan kegagalan panen dan harga jual yang tidak bisa menutupi harga produksi, membuat petani saat ini memberikan anjuran kepada anaknya di masa depan dapat menjadi pekerja kantoran atau buruh pabrik agar terjamin hidupnya. Selain itu profesi petani sering kali dicap sebelah mata sehingga profesi petani bukanlah pilihan menarik bagi generasi millennial. Pernyataan ini sangat miris dan berkebalikan dengan fakta bahwa Indonesia merupakan negeri yang dikenal sebagai negeri yang subur, agraris dan zamrud khatulistiwa dimata dunia.

Sumber: kompasiana.com

Menurut video yang dilansir oleh CNN Indonesia saat ini kebutuhan pangan yang ada di Indonesia ditopang oleh petani yang berusia diatas 45 tahun. Pertanyaan terbesarnya sekarang adalah ‘siapa yang akan menopang kebutuhan pangan bila 20 tahun mendatang petani muda sudah hilang?’. Data dari BPS tahun 2013 menunjukkan bahwa semakin tinggi pendidikan seseorang, maka semakin enggan terjun di bidang pertanian. Tak heran, sebagian petani di Indonesia adalah tamatan SD. Rendahnya pendidikan formal ini tentu sangat berpengaruh terhadap kemampuan petani Indonesia untuk mengadopsi teknologi-teknologi baru, termasuk menggunakan traktor dan mesin pertanian lainnya secara efisien. Hal tersebut membuat petani di Indonesia cenderung memiliki produktivitas atau pendapatan yang rendah, sehingga membuat petani cenderung ingin beralih bekerja pada sektor lainnya dan akibatnya jumlah petani pun semakin berkurang. (Suratha 2015).

Kebijakan pemerintah yang saat ini lebih condong dengan industrialisasi membuat para generasi muda enggan terjun di bidang pertanian. Pemerintah seharusnya gencar melakukan motivasi kepada generasi millennial untuk mengatasi permasalahan-permasalahan pelik ini. Pemerintah seharusnya juga sadar bahwa apabila Indonesia terus-menerus melakukan impor pangan, maka akan terjadi pembengkakan APBN. Selain itu, krisis pangan akan terjadi apabila pemerintah hanya bergantung pada impor dari negara lain.

Lalu, apa yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi hal tersebut? Regenerasi petanilah jawabannya. Oleh karena itu, perlu kita tanyakan pada diri kita masing-masing lagi ‘apakah kita siap 20 tahun ke depan untuk memakan seluruh bahan impor dan melihat hamparan hijau nan luas tergantikan oleh industri pabrik, hotel, villa dsb?’ Jangan sampai kata Indonesia sebagai ‘Negara Agraris’ hanya bagian dari sejarah yang tidak dapat diperlihatkan oleh anak cucu kita kelak.

DAFTAR PUSTAKA
https://www.cnbcindonesia.com/news/20191115203453-4-115724/ri-terancam-krisis-petani-orang-jadi-petani-karena-terpaksa
https://www.google.com/amp/s/www.kompasiana.com/amp/luqmanh64/5edcc2e4097f3635415ffd82/petani-muda-masa-kini (diambil tanggal 7 September 2020)
Suratha, I Ketut. 2015. Krisis Petani Berdampak Pada Ketahanan Pangan Di Indonesia. Media Komunikasi Geografi Vol. 16 Nomor 1 Juni.

Profil Penulis

Nama             : Aisyatur Rosyidah
TTL                 : Kediri, 12 Maret 2001
Organisasi     : IAAS LC UNEJ
IAASIndonesia
IAASIndonesia
International Association of Students in Agricultural and Related Sciences (IAAS) is the World Biggest Student Association in The Field of Agriculture and Related Sciences. IAAS was founded in 1957 and started with only 8 member countries.For the last 60 years, IAAS has grown into a big organization with 53 member countries and more than 10,000 active members. IAAS Indonesia was found by Mr. Arif Satria on December 29th 1992. By the year of 2020, IAAS Indonesia has 11 Local Committees across the country with more than 1200 active members.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *